20 Resep Beras Kencur Tradisional yang Mudah Dibuat
20 resep dalam artikel ini
Beras Kencur Tradisional Original
Beras kencur tradisional original merupakan minuman jamu yang dibuat dari perpaduan beras, kencur, jahe, gula merah, dan sedikit asam jawa. Rasanya manis, segar, dengan aroma kencur yang khas dan sedikit sensasi hangat dari jahe. Resep ini cocok untuk Anda yang ingin membuat beras kencur rumahan dengan cita rasa sederhana seperti minuman tradisional yang biasa dijual di pasar atau penjual jamu.
🥘 Bahan
- 100 gram beras putih
- 150 gram gula merah
- 1 liter air
- 2 sendok makan air asam jawa
- 2 lembar daun pandan
🌶️ Bumbu
- 50 gram kencur
- 25 gram jahe
- 1/4 sendok teh garam
👨🍳 Cara Membuat
- Cuci beras hingga bersih, lalu rendam selama 3 sampai 4 jam agar teksturnya menjadi lunak.
- Tiriskan beras, kemudian haluskan bersama kencur dan jahe menggunakan blender atau ulekan.
- Rebus air bersama gula merah, daun pandan, dan garam hingga gula larut.
- Saring larutan gula untuk menghilangkan kotoran atau ampas gula merah.
- Masukkan beras dan bumbu yang sudah dihaluskan ke dalam larutan gula.
- Tambahkan air asam jawa, kemudian aduk hingga semua bahan tercampur rata.
- Masak sebentar dengan api kecil sambil terus diaduk, lalu matikan api.
- Saring beras kencur menggunakan saringan halus dan biarkan hingga dingin.
- Sajikan dingin dengan es batu atau simpan dalam botol bersih di lemari pendingin.
💡 Tips
Gunakan kencur yang masih segar agar aroma dan rasanya lebih kuat. Beras sebaiknya direndam terlebih dahulu supaya mudah dihaluskan dan menghasilkan tekstur minuman yang lebih lembut. Jika menyukai rasa yang lebih pedas dan hangat, jumlah kencur atau jahe dapat ditambah sedikit. Jangan memasak minuman terlalu lama setelah beras dimasukkan karena aroma kencur bisa berkurang. Untuk mendapatkan hasil yang lebih halus, saring minuman sebanyak dua kali menggunakan saringan yang rapat.
📝 Catatan
Beras kencur dapat disajikan dingin maupun pada suhu ruang. Tingkat kemanisan dapat disesuaikan dengan jenis gula merah yang digunakan. Simpan dalam wadah atau botol yang benar-benar bersih dan tertutup rapat. Karena dibuat dari bahan alami tanpa bahan pengawet, sebaiknya minuman dikonsumsi dalam waktu beberapa hari dan selalu disimpan di lemari pendingin.