20 Resep Hidangan Idul Fitri untuk Keluarga

20 resep dalam artikel ini

Ramadhan Dan Idul Fitri

Sambal Goreng Kentang dan Ati

Sambal goreng kentang dan ati merupakan hidangan pendamping yang hampir selalu cocok berada di meja makan saat Lebaran. Perpaduan kentang yang gurih, hati yang lembut, dan bumbu sambal yang pedas membuat hidangan ini sangat cocok disantap bersama ketupat dan opor. Tekstur kentang yang sedikit renyah di bagian luar juga memberikan sensasi berbeda ketika bercampur dengan bumbu yang kaya rempah.

Resep 3 dari 20

🥘 Bahan

  • 500 gram kentang
  • 300 gram hati ayam
  • 100 gram petai, sesuai selera
  • 200 ml santan
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai
  • 2 cm lengkuas
  • 1 sdm gula merah
  • 1 sdt garam
  • 2 sdm minyak

🌶️ Bumbu

  • 8 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 100 gram cabai merah
  • 5 buah cabai rawit
  • 3 butir kemiri
  • 2 cm jahe

👨‍🍳 Cara Membuat

  1. Kupas kentang, potong dadu, lalu cuci dan tiriskan.
  2. Goreng kentang sampai bagian luarnya berwarna keemasan.
  3. Rebus hati ayam sampai matang lalu potong dadu.
  4. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai, kemiri, dan jahe.
  5. Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas.
  6. Masukkan hati ayam dan petai lalu aduk rata.
  7. Tuangkan santan dan masak sampai mendidih.
  8. Masukkan kentang goreng, garam, dan gula merah.
  9. Aduk perlahan sampai bumbu meresap dan kuah menyusut.
  10. Koreksi rasa lalu sajikan.

💡 Tips

Goreng kentang sampai cukup kering agar teksturnya tidak mudah hancur ketika dicampur dengan bumbu. Hati ayam sebaiknya tidak direbus terlalu lama karena dapat menjadi keras. Jika ingin warna sambal goreng lebih merah dan menarik, gunakan cabai merah yang segar dan cukup matang. Tambahkan cabai rawit sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan keluarga.

📝 Catatan

Sambal goreng kentang dan ati dapat dibuat sebagai salah satu lauk pendamping untuk ketupat Lebaran. Jika ingin menyimpannya, gunakan wadah tertutup dan masukkan ke lemari pendingin setelah makanan benar-benar tidak panas. Saat akan disajikan, panaskan secukupnya dan hindari memanaskan seluruh masakan berulang kali agar kualitas makanan tetap terjaga.