20 Resep Wedang Tradisional untuk Menghangatkan Tubuh

20 resep dalam artikel ini

Resep Minuman

Wedang Uwuh Khas Yogyakarta

Wedang uwuh adalah minuman tradisional yang terkenal dari Yogyakarta dan memiliki tampilan khas karena menggunakan berbagai rempah seperti jahe, kayu secang, cengkih, kayu manis, dan daun pala. Nama uwuh berasal dari bahasa Jawa yang berarti sampah, merujuk pada tampilan rempah yang mengambang di dalam minuman. Rasanya hangat, manis, dan kaya aroma sehingga sangat cocok diminum ketika malam hari atau saat udara terasa dingin.

Resep 3 dari 20

🥘 Bahan

  • 700 ml air
  • 60 gram jahe
  • 30 gram kayu secang
  • 100 gram gula batu
  • 2 batang serai
  • 3 lembar daun pala
  • 3 lembar daun cengkih

🌶️ Bumbu

  • 4 butir cengkih
  • 2 cm kayu manis
  • Sejumput garam

👨‍🍳 Cara Membuat

  1. Cuci semua rempah hingga bersih.
  2. Memarkan jahe dan serai.
  3. Rebus air bersama jahe, kayu secang, cengkih, kayu manis, daun pala, dan daun cengkih.
  4. Masak dengan api kecil hingga air berubah menjadi merah dan aroma rempah keluar.
  5. Masukkan gula batu dan sedikit garam.
  6. Aduk sampai gula larut.
  7. Saring jika ingin minuman lebih bersih atau sajikan bersama rempahnya.

💡 Tips

Gunakan kayu secang secukupnya agar warna wedang menjadi merah cantik tanpa membuat rasa terlalu kuat. Jahe sebaiknya dimemarkan terlebih dahulu supaya rasa hangatnya keluar dengan baik. Memasak menggunakan api kecil akan membantu mempertahankan aroma rempah. Jika menggunakan gula batu, tunggu sampai benar-benar larut sebelum mencicipi rasa agar tingkat kemanisannya dapat disesuaikan.

📝 Catatan

Wedang uwuh secara tradisional sering disajikan dengan rempah-rempah yang tetap berada di dalam gelas sehingga tampilannya menjadi khas. Jika ingin menyajikannya dengan tampilan lebih modern, wedang dapat disaring terlebih dahulu. Kayu secang dapat ditemukan di toko bahan jamu atau toko rempah.